Follow Us @soratemplates

Showing posts with label Flash fiction. Show all posts
Showing posts with label Flash fiction. Show all posts

Saturday, 13 September 2014

Di Tanganmu

15:15 0 Comments
Seorang gadis menghabiskan waktu dengan membaca buku ditemani secangkir kopi dan alunan musik klasik di sebuah kafe. Seorang lelaki menepuk pundaknya dan mengambil duduk tepat di depannya.

"Hai, apa kabar? Bagaimana hidupmu? Bagaimana mimpi-mimpimu?" tanyanya.

Gadis itu membetulkan posisi duduknya, melanjutkan membaca.

"Bagaimana rencana studimu? Kau jadi melanjutkan S-2? Sudah mendapat beasiswa? Atau justru sudah diterima?" kejarnya.

Gadis itu masih tetap membaca.

"Atau kau mau mulai bekerja? Bagaimana dengan rencana kariermu? Sudah mulai merintis usaha seperti yang kau rencanakan dulu? Apa bisnismu sekarang?" tanyanya lagi.

Gadis itu meraih cangkir kopinya, meminumnya sebentar, tanpa memalingkan matanya dari barisan huruf di bukunya.

"Hei, ada apa denganmu? Aku tak melihat binar di matamu. Kau berbeda! Jangan-jangan kau belum merencanakan hidupmu? Di mana kau yang selalu bersemangat menceritakan mimpi dan rencana masa depanmu?" lelaki itu mengguncang bahu sang gadis.

Gadis itu menepis tangan lelaki di bahunya. 

"Sudah, diamlah! Aku ini perempuan. Masa depanku ada di tangan kaummu, lelaki."

Gadis itu kembali membaca bukunya.


Saturday, 17 March 2012

Aku Penghancur Rumah Tangga

10:56 0 Comments
Aku hanya sanggup menatapnya dari kejauhan. Dia sedang merajut rumah tangganya. Aku? Menyimpan dendam.

Dia asyik bercengkrama, tanpa peduli padaku yang mengintai dari tepian laga. Tak dihiraukannya pula senjata tajam yang tergenggam dalam tanganku. Aku mendekat, mengintai.

Satu sisi rumahnya kuhancurkan. Dia bergeming. Agaknya dia memang kukuh dengan rumah tangganya. Satu pilar rumah tangganya kembali kuhancurkan. Dia goyah, tapi tetap bertahan di dalam rumah, mencoba menjaga apa yang tersisa. Melihat kesetiaannya, aku membabi buta. Kupatahkan pondasi rumah tangganya lagi.

Laba-laba itu pun pergi.



PS: Untuk laba-laba yang terusir karena kuporak-porandakan sarangnya, meskipun dirimu tak baca blog ini, maafkan aku... ^^

Saturday, 25 February 2012

Dinner Romantis

21:29 2 Comments

Aku tak menyangka kalau secepat ini akan mendapat dinner romantis dengan seorang pria.

Malam minggu. Selepas magrib aku sudah bersiap. Bercermin sejenak dan memutuskan segera beranjak. Persiapan sudah matang. Candlelight dinner!

Aku duduk di kursi menghadap meja bundar yang menakjubkan. Cahaya dua buah lilin di sisi kiri dan kanan berpendar menambah keromantisan. Berbagai hidangan tersaji di atas meja. Beberapa camilan dan sebagian makanan yang bagiku semula terasa asing dan mewah tersaji dengan tatanan begitu indah. Spaghetti. Hm, orang bilang kencan sungguh romantis jika dinner dengan hidangan spaghetti. Dan itu terjadi padaku, malam ini.

Aku mulai gelisah. Sosok laki-laki di hadapanku hanya berdiam diri. Dia sama sekali tak berani menatapku. Entah karena suasanya yang memang remang-remang, atau dia grogi dan tak kuasa mengungkapkan perasannya. Baiklah, aku akan setia menunggu.

Rupanya dia sudah tak tahan. Gejolak dalam dirinya terlalu sulit untuk diredam. Akhirnya ia menatapku dengan wajah memelas penuh pengharapan, seraya berkata:

“Kak, makan aja, yuk! Daripada kelaparan nunggu listrik nyala,” kata adikku yang sudah tak sabar menahan gejolak rasa lapar dari perutnya.

^^V