Berjalan perlahan
Mengeliminasi jaraknya denganku
Semakin dekat
Rapat
Siapa dia?
Wajahnya memakai topeng yang sama
Di baliknya kurasa sudah berbeda
Topeng mustahil berubah
Bibirnya tetap merekah
Terpoles gincu kualitas ke sekian
Namun senyum jenaka lenyap
Matanya tetap mengerling
Dihiasi mascara
Eye shadow
Membuat sinar matanya justru tertutup bayangnya
Raganya nyata
Sayang jiwanya melancong entah ke mana
Aku terasing dalam keakraban
Topeng-topeng tanpa jiwa
Aku tak butuh mayat-mayat itu!!!
Jiwa telah menguap
Lihat!
Tanyakan!!
Wajah familiar dengan jiwa asing
Atau jiwa familiar meski wajah asing
Jawablah!!!


